TANTANGAN 10 HARI LEVEL#10 (DAY3)

Bismillaahirrohmanirrohiiiim….

“Bunda waktunya dongeeeng….”ujar kakak sebelum beranjak tidur.

Bunda:”Oke dech…. sekarang dongen tentang apa ya?”

Kakak:”kakak pingin yang seperti kemaren tentang kodok yang gendut…hahahaha’

Bunda:”Gimana kalau sekarang ganti dengan SEMUT YANG LINCAH, kakak kan suka semut, iya gak?”

Kakak:”Boleh-boleh…tapiii…lincah itu apa sih bun”

Bunda:”Lincah itu seperti kakak bergerak dengan mudah dan lihai”

Kakak:”Oooo…”

Saya memulai mendongeng dengan sambil mikir-mikir cari ide mendongeng karena sebelumnya tidak persiapan…hehehe…

SEMUT YANG LINCAH

Di sebuah rumah yang besar nan indah terdapat segerombolan semut merah yang lagi sibuk mengerumuni sisa makanan yang terjatuh di lantai, tapi ada salah satu semut yang tidak bergerombol. Dia lebih memilih makan sendiri di sudut ruangan namanya “Si Pipit”. Dia semut betina yang cukup pintar dan lincah, tiap gerak geriknya terlihat bergerak dengan lihai, dia sering memimpin temannya-temannya berolah raga senam di pagi hari di taman belakang rumah. Pada saat Si Pipit makan di pojok ruangan, dia bertemu seeekor kecoak yang berjalan terseol-seol karena kaki sebelah kanannya sakit terluka. Oiya kecoak itu namanya TOGRIKI, panggilannya Togri.

Si Pipit: “Togri….kamu ngapain jalannya kok pincang?”

Togri:”Kakiku sakit…katanya dokter aku kenak diabetes”

Si pipit:”Haaa…apa? Diabetes? penyakit apa itu?” (si pipit kaget dan penuh dengan penasaran di kepalanya)

Togri: “Kata dokter Diabetes itu penyakit gula darah, penyakit yang disebabkan karena banyak mengkonsumsi gula dan makanan yang mengandung kolesterol.”

Si pipit: “Oooh…gitu…kamu sih sukanya makan-makanan yang banyak lemak…gorengan…permen yang teralu banyak. Kamu juga tidak suka makan sayur seperti aku.”

Togri:”Habis enak sih…sayur kan gak ada rasanya…jadi aku gak suka….”

Si pipit:”Kata siapa sayur gak enak…kalau dimasak pake bumbu kan lezat, misalnya didibuat sayur Sop, sayur asem, sayur lodeh…hmmm…pasti sedap lah…”

Togri:”Aku tetep tidak suka…hohoho…tapi aku sekarang jadi sakit, kata dokter kalau kakiku tetep terluka…nanati akan dipotong sama dokter biar lukanya tidak merembet kemana-kemana…”

Si pipit:”kamu sih bandel gak mau sayur…coba dech besok kamu makan sayur dan buah-buahan biar gak tambah sakit”

Togri:”Iya..iya…nanti aku tak bilang ke ibuku biar masak sayur yang enak untukku.”

Si pipit:”Nah gitu donk biar sehat seperti aku…hehehe…maaf bukannya sombong….tapi congkak sedikit…hahahha..”

Togri:”Hahaha…dasar pelatih senam yang lincah…”

Mereka tertawa bersama-sama….

Di sela-sela cerita kakak berkomentar….”KOK SEPERTI KAKAK YA SI TOGRI…GAK MAKAN SAYUR…IIIIH…JADI TAKUT AAH…NANTI KENAK DIABETES…BESOK KAKAK MAKAN SAYUR DECH…”

Bunda:”Waah…hebat kakak mau makan sayur besok…mau dimasakin sayur apa besok?”

Kakak:”Sayur bayem aja…kakak suka…nanti lauknya lele goreng..hmmm…pasti enak”

Bunda:”Insyaallah ya…”


Cerita selanjutnya….

Ketika semut Si Pipit sedang memimpin senam pagi hari di taman elakang rumah, ternyata si Laron diam-diam mengintip gerakannya senam Si Pipit. Laron tetarik dengan gerak lincahnya Si Pipit. Si pipit kelihatan seperti seorang pelatih senam yang sudah profesional. Diam-diam Si Laron juga menirukan gerakan senam Si Pipit. Daaan di tengah-tengah mengikuti gerakan senam tiba-tiba laron spontan bersin dengan keras sekali. “Haachim…hachim…!!!!”. Sontak semua peserta senam ribut tertawa terbahak-bahak…”hahahaha…suara siapa itu?”

“HAHAHAHAHA…HAHAHAHA….”Kakak juga ikut tertawa.

Si laron langsung diam dan malu karena ditertawakan para semut.”Srooot…srooot…hacchiiing!…srot….Hachiiiing!…” Si laron bersin-bersin dengan hidung yang mbeler penuh dengan ingus. Kemudian Si Pipit mencoba untuk mendekati Si laron yang terdiam di pojok taman, Laron kelihatan lemas tidak bisa terbang karena sayapnya satu persatu lepas akibat bersin-bersin yang cukup keras.

Si Pipit:”Kamu sakit ya? kamu kelihatan pucat sekali…”

Laron:”Iya…aku kena flu…sayapku juga sudah lepas semua..jadi aku gak bisa terbang lagi…”

Si Pipit:”Tapi kenapa gigimu juga prothol semua….” (sambil tertawa tipis)

Laron:”Aku suka makan permen coklat….jadi gigiku banyak yang gigis…terus lepas…”

Si Pipit:”Ooooh…”

Laron:”aku juga lupa tiap hari tidak gosok gigi…”

Si Pipit:”Yaaach kamu….seharusnya kamu kalau habis makan sikat gigi…malem sebelum tidur juga sikat gigi…nich kayak gigiku tetep utuh dan bersih….” (thing….sambil menunjukkan giginya).

Si Pipit: “Kamu kok sring sakit sih…pasti gak suka makan sayur dan buah-buahan ya….”

Laron:”Iya….aku suka makan mie goreng….fried chicken….jajan ciki-ciki…”

Si Pipit:”Ye elaaah….pantesan…”

Laron:”Habis sih sayur gak enak…pahit…..”
Si Pipit:” Ah masak sih…enggak kok…aku tiap hari makan sayur…enak-enak aja..malah aku tiap hari selalu nambah makannya kalau pake sayur..apalagi sayur sop yang dikasih sosis…hmmm…pasti sedap.”

Laron:”Hiiii…makanan apaan itu…”

Si Pipit:”Udah sekarang kamu banyak minum dan makan buah jeruk biar cepet sembuh…”

Laron:”Apa??? jeruk…jeruk itu kecuk..aku gak suka…Eh tapi kamu kelihatan lincah gitu makan nya apa sih tiap hari?”

Si pipit:”Aku tiap hari makannya pake sayur, lauknya kadang pake telur, ikan, daging, pokoknya ganti-ganti…dan aku juga makan buah, buah yang aku suka buah jeruk dan pisang…dan tidak lupa tiap pagi aku selalu senam bersama teman-teman.”

Laron:”pantesan kamu kelihatan lincah seperti pelatih senam yang sudah profesional, dan kamu tidak pernah sakit.”


“Ooo..gitu ya….makan sayur dan buah-buah biar gak mudah sakit?”Ujar kakak.

Bunda:”Iya betul….”

Jadi dongeng kali ini bermaksud untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya makan sayur dan buah-buahan agar badan sehat dan tidak mudah sakit. Semoga dongeng ini bisa memberikan inspirasi kepada yang lain khususnya untuk anak-anakku yang tidak suka makan sayur.

#Tantangan10hari

#Level10

#Kuliah BunsayIIP

#GrabYourImagination

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar