TANTANGAN 10 HARI LEVEL#10 (DAY 1)

Bismillahirrohmanirrohiiim…..

Kakak Cia minggu-minggu ini hampir tiap hari terlambat sekolah, ya memang dia santai banget….karena di sekolah juga tidak ada hukuman bagi yang terlambat jadi tambah seneng banget…hehehe…niru masa kecil saya rupanya…hohoho…Nah, untuk menyampaikan pesan ke kakak agar tidak tersinggung, malam hari menjelang tidur saya coba untuk mendongeng. Saya sebelumnya juga tidak persiapan yang penting cerita mengalir begitu saja….

Aanak-anak memang suka banget kalo didongengin terutama kakak…jadi ketika saya mendongeng pasti mereka menyimak dan tertawa-tawa kecilĀ  karena dongennya selalu saya selipkan sedikit humor biar tidak kaku.

Bunda:”Bunda punya dongeng bagus nich…mau gak ndengerin…”

Kakak dengan spontan:”Mau…mau bun…ayo bun…sambil kakak tiduran…judulnya apa bun?”

Bunda:”Judulnya Si Kancil Kembar”

Kakak:”Waah…kayaknya bagus ceritanya….ayo bun…ayo Bun…gak sabar kakak…”

Bunda mulai mendongeng:

“Di suatu hutan yang lebat dengan pohon-pohonan, lebat dengan semak-semak, banyak kupu-kupu warna warni beterbangan, ada seekor kancil betina yang gemuk dan lucu memiliki anak kembar. Namanya Kanil dan Kinil, mereka sama-sama betina, si Kanil berwana coklat kehitam-hitaman, si Kinil berwarna abu-abu kehitaman. Mereka tampak lucu dan imut-imut, mereka selalu bermain bersama-sama seperti kelihatan akrab sekali. Ayah Si Kanil dan Kinil bekerja sebagai pengantar surat, tiap hari bekerja berangkat pagi dan pulang jam 9 malam. Sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang sehari-harinya berjualan gorengan melayani warung-warung kecil di sekitar rumahnya. Pada suatu hari, saat bangun pagi si Kinil yang dikenal sebagai kancil yang pandai, cerdas, dan penurut melihat si Kanil kembarannya masih tertidur pulas di kasurnya, padahal pagi-pagi harus sudah berangkat ke sekolah. Spontan si Kinil segera membangunkan si Kanil. “Kanil…kaniiiil…ayo bangun…ayamnya sudah petok-petok tuuuh…kita kan harus berangkat ke sekolah…” ucap Kinil sambil menggoyangkan-nggoyangkan si badan Kanil yang masih tertidur pulas.”Aaaah…apaan sih…”jawab Kanil yang masih kantuk. “Akukan masih ngantuk banget…aku masih bentar tidurnya” lanju Kanil sambil ucek-ucek mata. “Ya udah aku berangkat dudluan…” jawab si Kinil. Akhirnya si kinil berangkat duluan ke sekolah diantar sama ayahnya sekaligus ayahnya berangkat kerja. Ketika ayahnya menyalakan motornya yang jadul ibunya ada di belakang motor pas di dekat lubang kanlpot.”Brem…brem…plokotok…polokotok…”Bunyi knalpot. Asapnya yang hitam menyembur ke muka ibunya…mukanya jadi hitam seperti pahlawan bertpeng baja hitam. (Kakak dan adek Bibie spontan tertawa-tawa ngakak….”kasian dech ibuknya…salah sendiri di belakang mototr…hahahha” ungkap kakak)

“Terus si Kanil sudah bangun belum?”tanya kakak

Bunda melanjutkan dongengya:

“Jam dinding menunjukkan pukul 07.00 tepat…si Kanil baru bangun, dia baru mandi dan menyiapkan perangkat sekolah lalu sarapan. Dia baru berangkat ke sekolah pukul 08.30 padahal sekolahnya masuk pukul 07.00 jadi kemungkinan terlambat sekolah sekitar hampir 30 menit lebih…waoow…siang banget…Akhirnya si Kanil berangkat diantar oleh ibunya. Sampai di sekolah pelajaran sudah di mulai. Dengan santainya si Kanil masuk kelas dan merasa tidak bersalah. Bu Guru bertanya:”Kanil kenapa kamu terlambat sekolah?”. “Hehehe…maaf bu tadi malam nonton bola bu…seru bu sampai tidak terasa larut malam…”jawab si Kanil. Si kanil dan Kinil sekolah di tempat yang berbeda karena waktu pendaftaran si Kanil tidak diterima di sekolahnya si Kinil jadi terpaksa harus mencari sekolah yang lain. Pada suatu hari ketika pengumunan kenaikan kelas, si Kanil dengan penuh percaya diri bilang ke teman-temannya kalau dia yang menjadi juara 1 di kelas karena nilainya selalu di atas 90 ketika ujian. Diakui memang si Kanil anaknya cerdas dan pintar tapi ya begitu dia tidak displin…sering terlambat sekolah..hehehe. Ketika Bapak sekolah mengumumkan juara-juara kelas dengan nada yang tinggi dan penuh semangat:”Untuk kelas 1A juara 3 ananda Sisil…juara 2..Andil..daaaan juara 3 anadaaa…..Tataa…”.Si Kanil spontan bermuka merah penuh tanda tanya di dalam hatinya (“kok bukan aku ya…kenapa ya….kan aku biasanya juara kelas….”). Kemudian dia lari ke kelas dan menangis. Kemudian dia protes ke guru kelasnya….”Kenapa aku tidak juara bu…akukan nilainya bagus-bagus….”kata si Kanil sambil menangis. Kemudian bu guru itu mengajak si Kanil ke ruang kelas yang berbeda yang sepi dari keramian untuk menjelaskan mengenai si Kanil yang tidak juara kelas. “Kanil…Kanil anak pintar kok…kanil juga anak hebat…cuma Kanil kurang disiplin…ingat nggak kalau Kanil sering datang terlambat hampir tiap hari?. Ungkap bu Guru. Si kanil lalu menganggukkan kepalanya. Bu guru mlanjutkan penjelasannya:” Kanil di sekolah ini yang dinilai tidak hanya nilai pelajaran saja…tapi juga akhlaknya…tidak disiplin itu termasuk dalam penilaian akhlak…jadi si Kanil tidak juara kemungkinan karena si Kanil kurang disiplin..”. Sambil mengusapkan air mata di pipinya si Kanil memeluk bu gurunya. “Maafkan Kanil ya bu…sering terlambat sekolah…Kanil sekarang tau kenapa Kanil tidak juara kelas lagi”. “Iya ibu maafkan…semester depan jangan diulangi lagi ya…Kanil hebat kok…”.Jawab ibu guru. Kemudian Kanil pulang dengan wajah yang sedih. Setelah sampai di rumah, Si kinil yang riang gembira memegang piala juara 1 di kelasnya, tiba-tiba terdiam setelah melihat wajah si Kanil yang murung. “kok tumben kamu kelihatan sedih…biasanya kamu selalu ceria …”. Ungkap si Kinil.”Aku tidak juaran kelas…” kata si Kanil.”Lhoh kok bisa? biasanya kamu kan juaara kelas…”lanjut si Kinil.”Kata bu guru aku tidak disiplin sering terlambat sekolah”. jawab si Kanil….

Kakak Cia:”Kasian ya Bun…si Kanil…gara-gara sering terlambat sekolah jadi gak juara…padahal kan pinter…”

Bunda:”iya..ya…kasihan….”

Kakak:”kayak kakak sering terlambat sekolah…, habis ini kakak bangun pagi-pagi biar tidak seperti Kanil…heheheh”

Bunda:”Alhamdulillah…..nah gitu donk…biar tambah hebat…”

Ternyata menyampaikan pesan lewat dongeng itu lebih mengena dan seolah dirinya masuk dalam cerita itu. Semoga berikutnya bisa tersampaikan dengan baik pesan-pesan moral lewat dongeng.

 

#Tantangan10Hari

#Level10

#KuliahBunsayIIP

#GrabYourImagination

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar