T10 LEVEL#11 (DAY5)

Bismillahirrohmanirrohiiim…

Review Diskusi ke-5

Tema: Fitrah Seksualitas

Fitarh adalah kondisi yang diciptakan Allah sesuai kepribadian anak yang sesunguhnya telah ada sejak lahir. diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.

Mendidik Fitrah seksualitas adalah merawat, membangkitkan dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang laki-laki berfikir, bersikap, bertindak merasa bagaimana lelaki juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagai seorang perempuan.

Prinsip 1: Fitrah seksulaitas memerlukan kehadiran, kedekatan kelekatan ayah dan ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir sampai usia aqil baligh (15 tahun)

Prinsip 2: Ayah berperan memberikan suplai maskulinitas dan ibu berperan memberikan suplai feminitas secara seimbang

prinsip 3: mendidik fitrah seksulaitas sehingga tumbuh indah paripurna akan berujung kepada tercapainya peran keayahan sejati bagi anak lelaki dan peran keibuan sejati bagi anak perempuan.

Kasus LGBT merupakan bentuk penyimpangan dari fitrah seksualitas yang tidak tuntas.

Hasil diskusi:

  1. Untuk menjelaskan masalah LGBT kepada anak, bisa dikaitkan dengan fitrah keimanan. Dalam agam Islam sudah ada beberapa ayat maupun hadits yang melarang LGBT. untuk menjelaskan ke anak-anak bisa dikemas dalam bentuk dongeng dengan memperhatikan referensi yang ada. selain ditinjau dari segi agama, masalah LGBT juga bisa ditinjau dari segi kesehatan. Kita bisa menjelaskan apa saja kerugian dari tindakan LGBT.
  2. Fitarh seksulitas tidak tumbuh berdiri sendiri harus diiringi pula dengan tumbuhny afitrah yang lain seperti fitrah keimanan, fitrah individualitas dan fitrah sosialitas sehingga agar juga tidak mudah tertular penyimpangan seksual oleh lingkungan. untuk pendekatan pada salah satu orang tua, bukan berarti orang tua lainnya tidak ikut membantu. Perlu kerjasama antara orang tua untuk menuntaskan fitrah anak-anaknya.
  3. untuk menghadapi transgender: 1) bekali diri dengan ilmu agama, 2) jelaskan kepada anak, bagaimana seharusnya dia bersikap sesuai dengan gendernya.
  4. Tujuan anak di usia 7-10 tahun didekatkan dengan orang tuanya yang sejenis adalah untuk memahamkan peran gender dan sosialnya.. “Ayah mengajak anak lelakinya pada peran dan aktifitas kelelakian pada kehidupan sosialnya, termasuk menjelaskan mimpi basah, fungsi sperma dan mandi wajib. Begitu pula anak perempuan lebih didekatkan ke Ibu untuk disadarkan peran keperempuannya dalam kehidupan sosialnya. indikator tahap ini adalah anak lelaki kagum dan ingin seperti ayahnya, anak perempuan kagum dan ingin seperti ibunya.” (Harry Santoso). bahkan Rosulullah SAW didekatkan dengan kakek dan pamannya untuk menggantikan peran ayahnya.

 

#Tantangan10Hari

#Level11

#KuliahBunsayIIP

#FitrahSeksualitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar