T10 LEVEL#11 (DAY 3)

Bismillahirrohmanirrohiiim….

Review Diskusi ke-3

Tema: Mnecegah Pelecehan Seksual Pada Anak

Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki
sejati atau sebagai perempuan sejati. Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada
kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu. (ust. Harry
Santosa).

Tantangan yang dihadapi saat ini terkait gender:

Internal

a.Ayah/ibu atau suaim/istri harus bersikap, berpikir, bertindak dan berperan sesuai dengan gendernya.
b. Setiap anak harus diasuh, dididik dan dibesarkan sesuai dengan fitrah, tahapan perkembangan dan gendernya.
c. Setiap keluarga harus kokoh dan dibentengi oleh norma agama dan aturan yang berlaku sehingga terhindar
dari penyimpangan.

Eksternal:

a. Lingkungan sekitar tempat tinggal/pergaulan yang tidak sesuai dengan visi misi pengasuhan, bahkan parahnya terpapar LGBT
b. Propaganda dari berbagai oknum dan media yang kian gencar menyebarkan LGBT+ dengan dalih HAM.

Cara Pencegahan agar tidak terjadi pelecehan Seksula pada anak:

1. Jangan berikan pakaian yang terlalu terbuka karena bisa menjadi rangsangan bagi tindakan pelecehan seksual;
2. Tanamkan rasa malu sejak dini dan ajarkan si kecil untuk tidak membuka baju di tempat terbuka, juga tidak buang air kecil selain di kamar mandi;
3. Jaga si kecil dari tayangan pornografi baik film atau iklan;
4. Ketahui dengan siapa anak Anda menghabiskan waktu dan temani ia saat bermain bersama teman-temannya. Jika tidak memungkinkan maka seringseringlah memantau kondisi mereka secara berkala;
5. Jangan membiarkan anak menghabiskan waktu di tempat-tempat terpencil dengan orang dewasa lain atau anak laki-laki yang lebih tua;
6. Jika menggunakan pengasuh, rencanakan untuk mengunjungi pengasuh anak Anda tanpa pemberitahuan terlebih dahulu;
7. Beritahu anak agar jangan berbicara atau menerima pemberian dari orang asing;
8. Dukung anak jika ia menolak dipeluk atau dicium seseorang (walaupun masih keluarga), Anda bisa menjelaskan kepada orang bersangkutan bahwa si kecil sedang tidak mood. Dengan begitu anak Anda belajar bahwa ia berwewenang atas tubuhnya sendiri;
9. Dengarkan ketika anak berusaha memberitahu Anda sesuatu, terutama ketika ia terlihat sulit untuk menyampaikan hal tersebut;
10. Berikan anak Anda waktu cukup sehingga anak tidak akan mencari perhatian dari orang dewasa lain.

Untuk anak yang lebih besar:
1. Ajarkan penggunaan internet yang aman – berikan batasan waktu baginya dalam menggunakan internet, selalu awasi situs-situs yang ia buka. Jelaskan juga bahwa tidak semua orang yang ia kenal di
internet sebaik yang ia kira, jadi ia tak boleh sembarangan memberi informasi atau bercerita kepada mereka;
2. Minta anak untuk segera memberitahu Anda jika ada yang mengirimkan pesan atau gambar yang membuat anak tak nyaman;
3. Awasi juga penggunaan gadget seperti seperti ponsel atau smartphone jangan sampai anak terekspos dengan hal berbau porno melalui alat-alat tersebut meskipun tidak disengaja karena bisa
berdampak pada perkembangan seksual anak.

Tanda dan gejala pelecehan seksual
• Ketakutan yang luar biasa dan mencolok akan seseorang atau tempat tertentu;
• Respon anak yang tidak beralasan ketika anak ditanya apakah ia telah disentuh seseorang;
• Ketakutan yang tidak beralasan akan pemeriksaan fisik;
• Menghindari hal-hal terkait buka pakaian;
• Membuat gambar-gambar yang menakutkan atau menggunakan banyak warna merah dan hitam;
• Perubahan perilaku yang tiba-tiba (misalnya jadi lebih diam dan patuh, atau sebaliknya jadi gampang marah);
• Gangguan tidur (susah tidur, mimpi buruk, dan ngompol);
• Menarik diri atau depresi;
• Kesadaran akan alat kelamin dan tindakan serta kata-kata seksual;
• Upaya untuk membuat anak lain melakukan tindakan seksual.

Penanganan

  • Memberikan sebanyak mungkin cinta dan rasa nyaman
  • Jika kita marah atau terkejut, jangan biarkan anak
    melihatnya. Beri tahu anak betapa pemberaninya ia telah
    memberi tahu kita. Kemudian, beri tahu seseorang dan cari
    bantuan, misalnya membicarakannya dengan dokter anak,
    konselor, polisi, guru atau lembaga yang bisa membantu
    seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Catatan:

  1. Tantangan internal pada kejadian pelecehan seksual adalah ada pada orang tua, kita sebagai orang tua harus banyak belajar untuk bisa memahami anak karena bagaimananpun tanggung jawab anaka adalah berada di pundak orang tuanya.
  2. pendidikan seks untuk anak laki-laki sebaiknya disampaikan oleh ayah. Uapayakan dekatkan anak laki-laki dengan ayah ketika umur 10-14 tahun. Tidak hanya mendekatkan dengan ayah, tapi mengahdirkan figur ayah dengan cara ayah banyak melunagkan waktu bersama anak lebih banya, misalnya bermain bersama, belajar atau jalan-jalan bersama ayah.
  3. Pelecehan seksula yang terjadi di podok pesantren rata-rata dipicu karena kurangnya perhatian orang tua, atau fase egosentris anak tidak terpenuhi dengan baik.

 

#Tantangan10hari

#Level11

#KuliahBunsayIIP

#FitrahSeksualitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar