Tantangan Hari Ke-3 (Komunikasi Produktif)

Bismillahirrohmanirrohiiim…

Alhamdulillah sekarang sudah memasuki hari ke-9 bulan puasa..aktifitas ibadah sehari-hari berjalan lancar seperti biasanya…sahur bersama, tilawah dan muroja’ah alqur’an lebih meningkat dibandingkan hari-hari sebelum puasa, menyiapkan menu buka puasa dan sahur sudah menjadi hal yang biasa. Perlahan sudah terbiasa berlatih  melakukan komprod dengan anak-anak dengan intonasi rendah dan suara yang ramah. Lumayan si kakak sudah gak banyak bentak-bentak tapi si ade’bibie yang masih suka teriak, tapi perlahan saya tanggapi dengan intonasi rendah sehingga se akan mereka begitu nyaman ketika meluapkan perasaan mereka.

Hari ini si kakak kebetulan libur sekolah dan tadi pagi tidak seperti biasanya kakak bangun pas waktu adzan subuh…karena tiap harinya bangun di waktu sahur karena ikut berpuasa. Nah, tadi waktu bangun kakak langsung menuju tempat sholat dan marah-marah kepada saya karena dia merasa tidak dibangunkan di waktu sahur…padahal saya sudah beruasaha membangunkan tapi si kakak tidak merespon karena saking nyenyaknya…sayapun tidak memaksa karena saya tahu waktu tidur malamnya sekitar jam 9 an lebih sehingga mungkin masih sangat ngantuk. Waktu itu saya cuma berusaha diam mendengarkan omelan kakak, setelah dia selesai ngomel sayapun segera menatap wajah kakak sambil tersenyum dan berkata: “Kakak kecewa ya bangun siang? mohon maaf tadi bunda sudah bangunkan kakak tapi kakak tidak merespon, bunda lihat kakak sangat nyenyak sekali sehingga bunda tidak tega memaksa kakak untuk bangun sahur…” kakak: “Iya..(sambil tersenyum malu)…kakak soalnya kemaleman tidurnya. Saya menjawab: “Oke gak papa…nanti malam tidurnya lebih awal ya kak biar gak males bangun untuk sahur”. Akhirnya kakak menerima penjelasan saya dan kemudian langsung minta makan sahur dan dilanjut sholat subuh berjama’ah.

Syukur alhamdulillah saya juga berusaha berlatih membangun komunikasi produktif dengan suami dengan intensitas kontak mata yang lebih banyak. Di waktu senggang ketika  tidak ada aktifitas rumah tangga kita ngobrol tentang anak-anak, sharing tugas ayah membuat proposal tesis, rencana keuangan, dll dan itu dilakukan dengan enjoy dan menyenangkan. Suami sudah banyak memberikan perhatian tentang pengasuhan anak-anak, karena tiap hari saya mencoba untuk selalu mengobrolkan tentang anak-anak bersama suami agar suami merasa terlibat dalam menangani anak-anak. hehhehe…

Semoga hari-hari berikutnya tetap terbangun komunikasi produktif baik dengan anak-anak maupun dengan suami. AAmiiin.

 

#Level1

#day3

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar